4 Acara Tv Yang Terbukti Cuma Settingan Doang

Streaming tv online Indonesia  – Di zaman sekarang ini, media elektronik khususnya televisi sangat antusias dalam menyajikan berbagai tayangan untuk menghibur masyarakat. Mereka berlomba-lomba membuat program acara yang mampu menaikkan ratting, tidak peduli acara tersebut mendidik atau tidak. Bahkan tak jarang stasiun tv berani menampilkan acara yang isinya bohongan alias settingan saja. Tentu saja kita sebagai masyarakat harus kritis dan lebih teliti dalam memilih tontonan yang bermutu terutama untuk anak tercinta.

streaming tv online Indonesia

Sayangnya, meski terkadang masyarakat tahu acara yang mereka tonton hanya berupa settingan, tetap saja mereka mau menontonnya bahkan ditunggu-tunggu setiap harinya. Karena itulah berbagai program acara yang dibuat-buat alur ceritanya terus saja bermunculan di layar kaca. Nah, bagi yang belum tahu, simak penjelasan di bawah ini mengenai acara televisi yang isinya hanya settingan doang.

  1. Hipnotis ala Uya Kuya

Kalian pernah kan menonton acara Uya Kuya di SCTV, yang isinya tentang si Uya Kuya yang menghinotis orang-orang di mall-mall. Acara ini terkesan natural dan seperti sebuah ketidaksengajaan, namun ternyata jalan cerita dalam acara ini sudah dibuat scriptnya. Orang-orang yang menjadi korban hipnotis Uya Kuya juga ternyata sudah membaca script bagiannya sebelum tampil di layar kaca. Mereka mendapat bayaran sekitar 300-500 ribuan agar mau pura-pura dihipnotis untuk mengungkapkan isi hati yang terpendam.

  1. Bedah Rumah

Nah, kalau acara satu ini pasti gak nyangka banget kan bisa dibuat settingan juga. Acara Bedah Rumah memiliki konsep untuk merenovasi rumah warga miskin yang sudah tidak layak huni menjadi rumah baru yang sangat bagus dalam waktu 24 jam. Kenyataannya, rumah yang mereka renovasi bisa sampai berhari-hari, dan kualitas rumah bisa dibilang tidak bagus-bagus amat. Dinding rumah biasanya dibangun dengan bahan triplek, bukan batu tembok yang kokoh. Selain itu, si empunya rumah yang biasa kita lihat nangis sesenggukan terharu ternyata memang disuruh untuk nangis-nangis sampai terkesan lebay. Kalau gak nangis bakal retake terus tuh. Hehehe

  1. Termehek-mehek

Nah, yang ngaku anak muda pasti pernah nonton acara ini nih. Termehek-mehek tayang di TransTV dan sangat digandrungi oleh para remaja yang suka galau dengan hubungan asmaranya. Saat acara ini sedang heboh-hebohnya banyak yang percaya dengan setiap adegan yang ditayangkan. Namun lama-kelamaan banyak yang sadar kalau acara ini hanya bohongan dan mereka sudah tertipu. Orang-orang yang terlibat dalam acara ini semuanya dibayar dan alur cerita sudah dibuat oleh pihak televisi,. Jadi tidak ada yang namanya kisah nyata dalam acara Termehek-mehek ini.

  1. Rumah Uya

Konsepnya mirip dengan acara sejenis yang mencoba untuk menyelesaikan masalah pasangan yang sedang bertengkar atau salah paham. Hanya saja acara Rumah Uya diadakan di studio secara live. Acara ini juga banyak yang suka, namun ternyata Rumah Uya juga isinya hanya settingan. Hal ini terungkap saat acara berlangsung pada sebuah tayangan dimana mikrofon kecil yang dipakai oleh bintang tamu terjatuh dan ia melirik ke kamera tersebunyi. Tentu saja hal tersebut langsung mengundang kehebohan para netizen yang memberikan berbagai macam komentar untuk acara tersebut.

Nah, itulah acara tv yang jelas terlihat settingan juga tidak mendidik sama sekali, beberapa acara tv diatas dapat Anda saksikan melalui tayangan streaming tv online Indonesia. Kita sebagai masyarakat harus lebih cermat dalam memilih tontonan. Mencari hiburan memang perlu, tetapi lebih baik kalau sedikit pilah-pilah tontonan yang lebih baik dan kalau bisa sekaligus mendidik agar wawasan kita juga bertambah.

Review & Download Film Everest (2015)

Review & Download Film Terbaru Everest (2015) – Puncak Everest merupakan satu diantara tujuh puncak gunung paling tinggi didunia. Terdapat di deretan pegunungan Himalaya, Nepal, gunung Everest senantiasa jadi yang diimpikan beberapa pendaki untuk dapat dikalahkan.

Download film terbaru

Yang diimpikan ini lalu jadi satu ambisi yang membuat sekumpulan pendaki dari beragam penjuru dunia pergi serta tidak sengaja berjumpa di Kathmandu, Nepal, pada tahun 1996. Seorang bernama Beck Weathers (Diperankan oleh Josh Brolin) merupakan ahli patologis, Doug Hansen (Diperankan oleh John Hawkes) berprofesi sebagai tukang pos, serta Jon Krakauer (Diperankan oleh Michael Kelly) berprofesi sebagai jurnalis merupakan kelompok yang tergabung dalam group ekspedisi Adventure Consultant.

Biro ekspedisi ini dimiliki oleh Rob Hall (Diperankan oleh James Clark), seorang pendaki yang memiliki banyak pengalaman kelahiran negeri Kiwi, New Zealand. Tidak hanya kelompoknya, banyak biro-biro yang lain seperti biro Mountain Madness yang dimiliki oleh Scott Fisher (Diperankan oleh Jake Gyllenhall). Mereka bersaing untuk menggaet sebanyak-banyak pendaki tentunya dengan beragam keuntungan untuk menemukan keberadaan sebongkah berlian.

Sayang, makin melejitnya nama pegunungan Everest pada tahun 1996 itu buat kamp di lereng gunung Everest begitu penuh oleh para pendaki. Serupa dengan keadaan Ranu Kumbolo, di lereng Semeru, yang semakin penuh dikarenakan film 5 CM.

Keadaan ini memaksa Rob Hall sangat terpaksa bekerja sama bersama sebagian biro untuk buat banyak pendaki dengan kata lain client mereka merasa nyaman serta jauh dari insiden berbahayayang dihadapi oleh Beck Weathers kala memasuki dari satu celah es.

Peristiwa ini berawal dikarenakan banyak pendaki mengantri dengan waktu yang cukup lama cuma untuk menyeberang serta buat mereka hampir beku kedinginan. Kenyataan ini cukup membuat lucu. Di alam bebas pun kita juga mesti mengantri karena amat padatnya, Kamu bisa mengunjungi situs download film terbaru untuk bisa menonton film ini di laptop atau smartphone Kamu.

Peristiwa nahas menerpa mereka ketika cuaca di sekitaran puncak beralih drastis dikarenakan badai. Rob Hall juga masih tetap berada di puncak dengan Doug Hansen yang keadaannya semakin lemah akibat kekurangan oksigen. Ia turut tersapu badai bersama anggota timnya yang telah turun juga turut terjerat didalam badai salju yang dahsyat.